Menikah Bisa Bikin Jantung Sehat ? Masak Sih...?  

Category: Wedding Blog Published: Wednesday, 18 May 2016
Pinit Fg En Rect Red 20

 

12510437 958625717553338 8660703803018425623 N

Weddings Kupu Digital ~ Berita terbaru tentang menikah. Ada gak sih yang sempet terpikir bahwa dengan menikah juga ada efek baik pada jantung kita? Karena yang kita tahu kalau menikah itu pastinya akan merasakan perubahan dan cerita hidup kita. Dari sepele saja, misal dari tidur sampai tidur lagi pun semua akan terasa berbeda. Karena setelah kita menikah cerita kita bukan lagi jadi My Story tetapi Our Story. 

Mungkin memang pada moment pertama akan di lukis hanyalah kebahagiaan. Tetapi lama kelamaan, mau gak mau kita juga akan merasakan pahitnya kehidupan berumah tangga itu. Bahagianya itu memang saat momen bersama pasangan, tetapi kita juga harus tahu apa saja yang sering terjadi dalam rumah tangga itu? Konflik itu pasti ada, tetapi semua juga tergantung pada diri kita yang menghadapinya. Ibaratkan kehidupan itu seperti kopi hitam. Pahit kan? Jelas, bagaimana cara kita bisa menikmati kopi itu agar terasa nikmat? Kita tambah kan gula. Dan akan terasa lebih nikmat jika kita tambahkan air panas. Mmm yummy... jadilah kopi hangat yang enak dan nikamat. Beda dengan kopi bubuk tadi kita langsung kita telan? Gimana? Pahit kan?

Nah, kembali pada topik awal. Dalam sejumlah kasus, menikah bisa menghentikan rasa galau akan pasangan hidup. Kita semua pasti ingin menikah untuk bisa bahagia hingga akhir hayat. Tapi pernah menyangka nggak kalau ternyata menikah bisa bantu jaga kesehatan jantung kita?

Dilansir dari lifehack.org, ada penelitian yang menjabarkan kaitan antara status pernikahan dengan kesehatan jantung. Penelitian yang dilakukan oleh New York University’s Lagone Medical Center ini meneliti 3,5 juta orang Amerika yang secara sukarela menjawab pertanyaan-pertanyaan tentang kondisi kesehatan dari tahun 2003 hingga 2008. Usia mereka rata-rata 64 tahun, 63 persen di antaranya wanita dan hampir 90 persen dari ras berkulit putih.

Penelitian tersebut menemukan bahwa ketika menyangkut soal penyakit kardiovaskular, status pernikahan berperan besar. Disimpulkan bahwa orang-orang yang sudah menikah memiliki risiko terkena penyakit kardiovaskular 5 persen lebih kecil dibandingkan orang-orang yang masih lajang. Wow keren kan? Eits... udah ada yang kebelet nikah nih. Hahahaha.... :D

12573928 968611569888086 9185620038257645418 N

Bisa dibilang ada kaitan antara pernikahan yang bisa memberi kestabilan emosi seseorang sehingga bisa terhindar dari penyakit jantung atau kardiovaskular. Selain itu, dari data Lagone Medical Centertersebut, para partisipan yang lajang punya kecenderungan memiliki kebiasaan merokok dan obesitas dibandingkan orang-orang yang sudah menikah atau bercerai. Percaya atau tidak, seorang suami juga kebanyakan kalau dia memang mencintai istrinya dia pasti akan menuruti permintaan istrinya jika itu memang yang terbaik buat dirinya. Tidak ada salahnya kan untuk mencoba berhenti merokok atau melakukan yang sebenarnya dia tahu kalau itu adalah kebiasaan buruk.

Dari perspektif itu, kita bisa melihat jika pernikahan bisa membantu seseorang terhindar atau mengurangi kebiasaan merokok atau gaya hidup buruknya, maka kesehatan jantung akan terjaga. Atau kebiasaan buruk seorang pria yang suka bergadang hingga larut malam, dan ketika dia punya istri yang sangat di cintainya, mungkin bisa jadi sang suami akan menghilangkan kebiasaan bergadang bersama teman temannya karena baginya buat apa? Toh di rumah juga sudah sosok istri yang setia menemaninya? Tetapi pikiran itu juga tergantung pada dirinya sendiri, karena yang namanya hobby atau kebiasaan tak akan ada yang tahu bisa kah di rubah ataukah sebaliknya. Hal ini tentu akan berkontribusi besar pada kebiasaan hidup yang lebih sehat dan terhindar dari penyakit kardiovaskular  Dan penyakit lainnya.

Dalam pernikahan yang stabil dan sehat, ada banyak keuntungan yang bisa didapat oleh pihak suami dan istri. Pernikahan yang harmonis bisa bantu menjaga kestabilan emosi juga mencegah terkena penyakit berbahaya seperti stroke dan penyakit jantung. Karena yang kita tahu juga , biasanya ketika sesorang menemukan pandangan hidupnya, maka akan ada perubahan dalam diri kita. Semua karena kita telah di butakan oleh “cinta”. 

Tapi pada dasarnya semua kembali pada individu masing-masing. Kalau setelah menikah, kamu dan pasangan masih melakukan kebiasaan buruk dan pola hidup yang nggak sehat, maka risiko terkena penyakit berbahaya bakal tetap ada. Namun, kita semua pastinya ingin mendapat pernikahan bahagia yang bisa memberi kebaikan untuk tubuh dan pikiran.

Jadi, sekarang kita tahu ya manfaat dari sebuah pernikahan? Dan mungkin masih banyak lagi manfaat yang belum kami tunjukan dan anda bisa berbagi dengan kami denagn cara komen di halaman fanspage kami. Semoga bermanfaat, senyuman indah dari kami  Kupu Digital ^___^